Selasa, 10 Desember 2019

Berita terkini dari pristiwa berdarah di serambi gunung


                                                           (gambar : pedomanbengkulu)
Kejadian pembacokan yang terjadi hari senin 09 desember 2019 lalu, masih menyisakan pilu bagi keluarga pembacok ataupun keluarga di bacok, lantaran kejadian yang terjadi hari senin sekitar pukul 09.00 wib waktu setempat, mengisahkan sarnobi sang pembacok meninggal di tempat dengan kondisi yang mengenaskan, "pebacok memang mempunyai riwayat gangguan jiwa" begitu yang dikatakan warga setepat. pebacok melakukan aksinya kepada ke empat warga serambi gunung, di mana salah satu dari korban pembacokan tersebut adalah ramlan(kipit) yang sudah meninggal dunia setelah dilakukan tindakan medis selama kurang lebih 15 jam dan meninggal pada senin malam. beliau di semayamkan di TPU Serambi Gunung, sedangkan sang pembacok, di semayamkan di TPU selebar. 2 korban lainnya juga sekarang dalam kondisi kritis dan juga di rujuk ke RS Umum, satu korban luka kepala mengalami muntah-muntah juga dan satunya lagi luka di tangan dan masih mengalami pendarahan.
selain warga setempat, keluarga besar SMAN 02 Seluma, sebagai bentuk rasa kekeluargaan dan turut berduka atas musibah yang di alami oleh salah satu siswi SMAN 02 Seluma yang merupakan anak dari sarnobi (pembacok), maka keluarga SMAN 2 seluma, pada selasa (10/12/19) mengumpulkan sumbangan yang berasal dari seluruh siswa siswi, dewan guru, staf, dan kepala sekolah.  selain keluarga besar SMAN 02 Seluma, dari Dinas Sosial kabupaten Seluma juga telah memberikan bantuan kepada kedua keluarga yang telah ditinggalkan kembali kepada sang pencipta.

Tidak ada komentar: