Rabu, 02 Agustus 2023

ESSAY CV

 Relawan

1.      Berbagi ilmu kepada masyarakat setempat di desa napalan kecamatan talo kecil kabupaten seluma, yang dilaksanakan setiap sore. Peserta yang mengikuti mulai dari iqra hingga al qur’an dengan jenjang usia yang berbeda-beda. Menjadi guru mengaji yang iklhlas beramal ini sudah dijalankan sejak SMA tapi sempat berhenti saat kuliah dan Kembali lagi saat sudah selesai kuliah dan mengabdi ke kampung halaman agar bisa bermanfaat untuk warga di desa kelahiran.

2.      Menjadi kader TBC pada tahun2019 dibawah naungan Muhammadiyah dan selain mengajar di SMA Negeri 2 Seluma, saya juga mengajar di Madrasah Aliyah Muhammadiyah Masmambang. Sehingga kami para guru digandeng untuk menjadi kader TBC. Dalam menjadi kader TBC memberikan banyak ilmu dan pengalaman yang berharga, membantu warga mengetahui sakitnya, jika sakit TBC, kami dapat membantu merujuk kepuskesmas dan kami sudah bekerja sama dengan pihak puskesmas. Hampir lebih dari 3 bulan kami ikhlas beramal turun ke desa-desa yang menjadi sasaran, mencari yang sakit TBC utuk segera mendapatkan penangan supaya tidak terlambat dan mensosialisasikan ke warga bahwa TBC berasal dari bakteri mycobacterium tuberculosis yang tidak bisa di sembuhkan hanya dengan obat tradisional, karena masyarakat setempat masih percaya akibat perbuatan manusia atau mereka menyebutnya dengan racun

3.      Menjadi panitia lomba dalam memperingati hari ulang tahun republik Indonesia, kami ikhlas beramal mengatur agar acara ini sukses. Kegiatan dari pagi sampai sore dan dilaksanakan dalam beberapa hari. Menjadi relawan di kepanitian lomba hari ulang tahun republik Indonesia bukanlah hal yang sulit dilakukan karena jika melihat kilas balik masa lalu, para pahlawan berjuang hingga indonesiabisa merdeka sampai sekarang ini jauh lebih sulit

Deskripsi organisasi

komunitas MGMP belajar bersama dan berbagi tentang strategi pembelajaran yang menyenangkan, diketuai oleh ibu Milma Yazmi, M.Pd berasal dari SMA Negeri 1 Seluma, sekretaris Riri Widyawati, S.Pd dan bendahara Iriyanti, M.Pd. MGMP ini berdiri pada tahun 2017 dan sekretariat di SMA Negeri 1 Seluma jl. Bengkulu-Manna KM 61 Kelurahan lubuk kebur kabupaten seluma provinsi Bengkulu

peran dan tugas

MGMP MATEMATIKA KAB. SELUMA merupakan komunitas yang sudah bisa di akses lewat aplikasi yang dikeluarkan oleh KEMDIKBUD yaitu Merdeka Mengajar. komunitas MGMP Matematika kabupaten seluma adalah komunitas dengan program agenda setiap bulan melakukan pertemuan untuk membahas masalah yang dihadapi, untuk belajar dan berbagi ilmu. agenda setiap bulan dilaksanakan di tempat sekolah yang berbeda dan adapun agenda yang ada salah satunya adalah membahas implementasi kurikulum merdeka, model pembelajaran dan 

Rabu, 14 Juni 2023

Ceritakan pengalaman Anda melakukan pengembangan terhadap orang lain (contohnya dengan guru, rekan sejawat lainnya, komunitas, tokoh masyarakat, maupun lainnya), misalnya dalam kegiatan perlombaan, riset ilmiah, mempersiapkan orang lain pada tugas dan tanggung jawab baru, atau lainnya.

Ceritakan pengalaman Anda melakukan pengembangan terhadap orang lain (contohnya dengan guru, rekan sejawat lainnya, komunitas, tokoh masyarakat, maupun lainnya), misalnya dalam kegiatan perlombaan, riset ilmiah, mempersiapkan orang lain pada tugas dan tanggung jawab baru, atau lainnya.

Kapan waktu kejadiannya? Siapa yang Anda kembangkan? Apa yang memotivasi Anda melakukan pengembangan tersebut?

Di desa tempat saya tinggal pada tahun 2019, ada seorang anak kelas 6 SD masih belum bisa membaca, lebih tepatnya mengenal huruf saja belum mampu, orang tua nya bercerita sudah beberapa kali gonta ganti guru les privat tapi belum ada yang berhasil mengajarinya, kebetulan selain mengajar di sekolah saya juga membuka les privat di rumah yang saya beri nama bimbel kusbandiyah, sehingga pada akhirnya saya mencoba untuk memberanikan merekrut anak terus untuk saya didik. Saya merasa kasihan dengan anak yang pada usia kurang lebih12 tahun belum bisa membaca, saya merasa bagaimana kedepannya tanpa bisa membaca, dia hanya kesulitan membaca sedangkan yang lain semuanya normal bahkan dia seperti orang biasa yang tidak ada kekurangan. Dia mempunyai cita-cita ingin menjadi TNI AD.

Hal apa yang menjadi fokus pengembangan? Ceritakan pula cara Anda membangun kesepakatan guna mencapai hasil pengembangan yang diharapkan.

Saya memutuskan akan berusaha sekuatnya untuk bisa membantu anak agar bisa membaca, dengan cita-cita untuk menjadi TNI, tidak bisa membaca akan menjadi kendala dalam pencapaian cita-cita. Saya berdiskusi dengan pihak keluarga untuk waktu belajar tiga hari dalam seminggu, hari jumat sampai hari minggu pada pukul 15.00 wib 17.00 wib, dan pihak keluarga menyetujui, memang pihak keluarga hampir putus asa dengan kendala yang dihadapi. Pihak keluarga menanyakan bagian administrasi dan saya hanya menjawab, jangan pikirkan dulu masalah administrasi, kita focus dengan perkembangan anak, kita lihat dulu apakah ada perubahan atau tidak, jujur saja dalam hati kecil saya juga bertanya-tanya apakah saya mampu membantu anak ini. Pada pertemuan pertama saya mulai memperhatikan dengan teliti kondisi anak, ternyata memang benar dia masih seperti anak yang belum sekolah, saya mencoba mengajarkan huruf A-F, saya ulangi beberapa kali bahkan lebih dari 10 kali saya ulangi tapi ternyata dia tetap tidak ada yang bisa dikenali satupun huruf itu tapi bisa hafal dalam pengucapan

Dukungan apa saja yang Anda berikan bagi orang tersebut? Hambatan apa yang Anda temui dan bagaimana cara Anda mengatasinya? Upaya-upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mempertahankan motivasi orang tersebut?

Sebelum belajar yang harus saya salurkan pertama kali adalah semangat, jika saya semangat maka akan ada energy yang tersampaikan untuk anak tersebut semangat. Dari cerita yang disampaikan dia sering dimarah oleh kedua orang tuanya karena orang tuanya mengajari tetap tidak ada hasilnya sedikitpun, dari sini juga harus bersikap hangat terhadap anak ini dalam mengajari anak, jika kita tidak sabar dan marah-marah otomatis akan berpengaruh dengan psikologi anak. Dari pengalaman pertemuan pertama saya mencari-cari di internet kenapa anak sulit membaca. berdasarkan yang saya baca, yang paling mendekati untuk perkiraan sementara adalah anak ini mengalami disleksia. anak yang sulit untuk bisa membaca tapi mempunyai IQ yang normal sekitar 90-110. disleksia masih memiliki penalaran yang baik, logika baik, serta kemampuan analisis yang baik. Saya mencari metode-metode yang pas untuk mengajari anak ini, metode yang pertama saya lakukan dengan mengajarkan anak dengan metode mengenalkan huruf pada sesuatu yang dia tahu, misalnya huruf D (ini adalah huruf D atau anda bisa menyebutnya dengan dedi, apakah kamu tahu Dedi ?) tentu dia menjawab tahu, dedi adalah bapak saya, sehingga dia mulai mengingat bahwa D adalah Dedi bapaknya. Selain dengan metode itu saya juga memberi flashcard khusus untuk dia, flashcard adalah kartu yang berisi huruf alphabet yang di lengkapi dengan permisalan, contohnya huruf A adalah Anggur, dengan apa yang dia lihat pada Flashcard juga akan ikut mendukung dia mengenali huruf yang saya beli secara online dan harus menunggu seminggu baru nyampai karena di tempat kami tidak ada yang menjual flashcard. Saya juga menggunakan metode aplikasi youtube, menonton sambal belajar. Dengan beberapa metode yang saya sampai memang masih lambat perkembangannya tapi setidaknya ada perkembangan dan tentu juga harus terus memotivasi anak ini untuk terus tetap semangat belajar agar nanti bisa menjadi TNI seperti yang di cita-citakan.

Bagaimana hasilnya?

hampir dua tahun belajar dengan saya, dan alhamdulillah apa yang saya takutkan sebelumnya tidak terjadi, saya berhasil membuat dia bisa membaca, walaupun dua tahun belajar dengan saya masih sebagaian yang sudah bisa membacanya tanpa mengeja, untuk kata-kata yang agak sulit ataupun Panjang, dia masih mengeja, tentu ini menjadi pencapaian yang luar biasa bisa membantu anak yang seperti ini, yang sebelumnya belum pernah saya temukan dan orang tuanya setidaknya bisa bernafas sedikit lega, karena beberapa kondisi akhirnya anak itu saya kembalikan kepada orang tuanya untuk melanjutkan dan melancarkannya dalam membaca.

Bagaimana hasilnya?

Bagaimana hasilnya?

hampir dua tahun belajar dengan saya, dan alhamdulillah apa yang saya takutkan sebelumnya tidak terjadi, saya berhasil membuat dia bisa membaca, walaupun dua tahun belajar dengan saya masih sebagaian yang sudah bisa membacanya tanpa mengeja, untuk kata-kata yang agak sulit ataupun Panjang, dia masih mengeja, tentu ini menjadi pencapaian yang luar biasa bisa membantu anak yang seperti ini, yang sebelumnya belum pernah saya temukan dan orang tuanya setidaknya bisa bernafas sedikit lega, karena beberapa kondisi akhirnya anak itu saya kembalikan kepada orang tuanya untuk melanjutkan dan melancarkannya dalam membaca.

Dukungan apa saja yang Anda berikan bagi orang tersebut? Hambatan apa yang Anda temui dan bagaimana cara Anda mengatasinya? Upaya-upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mempertahankan motivasi orang tersebut?

Dukungan apa saja yang Anda berikan bagi orang tersebut? Hambatan apa yang Anda temui dan bagaimana cara Anda mengatasinya? Upaya-upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mempertahankan motivasi orang tersebut?

Sebelum belajar yang harus saya salurkan pertama kali adalah semangat, jika saya semangat maka akan ada energy yang tersampaikan untuk anak tersebut semangat. Dari cerita yang disampaikan dia sering dimarah oleh kedua orang tuanya karena orang tuanya mengajari tetap tidak ada hasilnya sedikitpun, dari sini juga harus bersikap hangat terhadap anak ini dalam mengajari anak, jika kita tidak sabar dan marah-marah otomatis akan berpengaruh dengan psikologi anak. Dari pengalaman pertemuan pertama saya mencari-cari di internet kenapa anak sulit membaca. berdasarkan yang saya baca, yang paling mendekati untuk perkiraan sementara adalah anak ini mengalami disleksia. anak yang sulit untuk bisa membaca tapi mempunyai IQ yang normal sekitar 90-110. disleksia masih memiliki penalaran yang baik, logika baik, serta kemampuan analisis yang baik. Saya mencari metode-metode yang pas untuk mengajari anak ini, metode yang pertama saya lakukan dengan mengajarkan anak dengan metode mengenalkan huruf pada sesuatu yang dia tahu, misalnya huruf D (ini adalah huruf D atau anda bisa menyebutnya dengan dedi, apakah kamu tahu Dedi ?) tentu dia menjawab tahu, dedi adalah bapak saya, sehingga dia mulai mengingat bahwa D adalah Dedi bapaknya. Selain dengan metode itu saya juga memberi flashcard khusus untuk dia, flashcard adalah kartu yang berisi huruf alphabet yang di lengkapi dengan permisalan, contohnya huruf A adalah Anggur, dengan apa yang dia lihat pada Flashcard juga akan ikut mendukung dia mengenali huruf yang saya beli secara online dan harus menunggu seminggu baru nyampai karena di tempat kami tidak ada yang menjual flashcard. Saya juga menggunakan metode aplikasi youtube, menonton sambal belajar. Dengan beberapa metode yang saya sampai memang masih lambat perkembangannya tapi setidaknya ada perkembangan dan tentu juga harus terus memotivasi anak ini untuk terus tetap semangat belajar agar nanti bisa menjadi TNI seperti yang di cita-citakan.

Hal apa yang menjadi fokus pengembangan? Ceritakan pula cara Anda membangun kesepakatan guna mencapai hasil pengembangan yang diharapkan.

 Hal apa yang menjadi fokus pengembangan? Ceritakan pula cara Anda membangun kesepakatan guna mencapai hasil pengembangan yang diharapkan.

Saya memutuskan akan berusaha sekuatnya untuk bisa membantu anak agar bisa membaca, dengan cita-cita untuk menjadi TNI, tidak bisa membaca akan menjadi kendala dalam pencapaian cita-cita. Saya berdiskusi dengan pihak keluarga untuk waktu belajar tiga hari dalam seminggu, hari jumat sampai hari minggu pada pukul 15.00 wib 17.00 wib, dan pihak keluarga menyetujui, memang pihak keluarga hampir putus asa dengan kendala yang dihadapi. Pihak keluarga menanyakan bagian administrasi dan saya hanya menjawab, jangan pikirkan dulu masalah administrasi, kita focus dengan perkembangan anak, kita lihat dulu apakah ada perubahan atau tidak, jujur saja dalam hati kecil saya juga bertanya-tanya apakah saya mampu membantu anak ini. Pada pertemuan pertama saya mulai memperhatikan dengan teliti kondisi anak, ternyata memang benar dia masih seperti anak yang belum sekolah, saya mencoba mengajarkan huruf A-F, saya ulangi beberapa kali bahkan lebih dari 10 kali saya ulangi tapi ternyata dia tetap tidak ada yang bisa dikenali satupun huruf itu tapi bisa hafal dalam pengucapan

Kapan waktu kejadiannya? Siapa yang Anda kembangkan? Apa yang memotivasi Anda melakukan pengembangan tersebut?

 Kapan waktu kejadiannya? Siapa yang Anda kembangkan? Apa yang memotivasi Anda melakukan pengembangan tersebut?

Di desa tempat saya tinggal pada tahun 2019, ada seorang anak kelas 6 SD masih belum bisa membaca, lebih tepatnya mengenal huruf saja belum mampu, orang tua nya bercerita sudah beberapa kali gonta ganti guru les privat tapi belum ada yang berhasil mengajarinya, kebetulan selain mengajar di sekolah saya juga membuka les privat di rumah yang saya beri nama bimbel kusbandiyah, sehingga pada akhirnya saya mencoba untuk memberanikan merekrut anak terus untuk saya didik. Saya merasa kasihan dengan anak yang pada usia kurang lebih12 tahun belum bisa membaca, saya merasa bagaimana kedepannya tanpa bisa membaca, dia hanya kesulitan membaca sedangkan yang lain semuanya normal bahkan dia seperti orang biasa yang tidak ada kekurangan. Dia mempunyai cita-cita ingin menjadi TNI AD.

Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan pengalaman Anda saat mendapatkan masukan atau umpan balik terkait kemampuan Anda.

Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan pengalaman Anda saat mendapatkan masukan atau umpan balik terkait kemampuan Anda.

Kapan waktu kejadiannya? Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima masukan atau umpan balik tersebut?

Setiap tahun biasanya ada yang Namanya supervisi, supervisi ini langsung dinilai oleh kepala sekolah, dalam supervisi ini secara keseluruhan semuanya sudah baik Dan memang ada beberapa masukan dari kepala sekolah, misalnya untuk mencoba model pembelajaran agar bervariasi dan menemukan model pembelajaran yang cocok untuk kelas tersebut agar anak lebih cepat memahami materi yang disampaikan. Kepala sekolah juga meminta untuk membuat lembar kerja di buat secara sistematis dan tersusun, dalam lembar kerja berbuatlah secara kreatif untuk menyediakan tempat identitas siswa serta lengkapi juga dengan menyertakan Kompetensi Dasar, baik Kompetensi Dasar Pengetahuan ataupun Kompetensi Dasar Keterampilan. Tentu ini adalah ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya, dan mampu menjadika pribadi saya lebih baik lagi, supaya bisa menunjang untuk tetap berkarir dan mencerdaskan generasi muda dengan pengetahuan yang baru yang didapatkan. Mendapatkan masukan adalah suatu ilmu yang baru, menyiram diri dengan ilmu yang baru berharap suatu saat bisa memberikan dan pengabdian yang jauh lebih besar lagi untuk dunia Pendidikan. Setiap supervisi selalu mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru, setidaknya ada pengalaman beliau yang diceritakan. Lima tahun mengabdi di SMA Negeri 2 Seluma dan enam tahun mengabdi di sekolah yang lain, setiap supervisi memberikan banyak perubahan dan karena mengajar di dua tempat maka dalam satu tahun mendapatkan pengalaman dua kali supervise

Bagaimana cara Anda menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?

Mendapatkan masukan yang bermanfaat tentu Saya menyikapinya dengan senang hati, ilmu yang di dapatkan sesuatu yang sangat dibutuhkan olehku untuk mengembangkan diri. Dari ilmu yang ada selain mampu membuatku jauh lebih baik, tentu ilmu itu saya bagikan kepada teman-teman seperti saat sekolah mengadakan IHT tentang pembuatan RPP, dengan bekal yang saya punya, saya membantu kawan-kawan yang kesulitan menyelesaikan pembuatan RPP saat itu, terkadang ada beberapa guru yang membuat perangkat mengajar hanya dengan mengcopy terus di edit, pada saat mengikuti pelatihan di suruh buat RPP sendiri, itu tentu menjadi sebuah tantangan dan alhamdulillah saya membuat RPP sendiri walaupun mungkin belum sempurna dan juga bisa membantu kawan. Sehingga kami bisa bekerja sama membuat RPP tanpa mengcopy langsung edit. Kami menghasil karya kami sendiri dan kami bagikan ke komunitas MGMP, sehingga yang di luar sekolah bisa ikut belajar terhadap RPP kami ataupun memberikan umpan balik dari RPP tersebut. Selain mendapatkan masukan dari kepala sekolah saat supervisi, saya juga sering mendapatkan masukan tentang pembuaatn RPP di komunitas MGMP contohnya saat MGMP Kabupaten Seluma mengadakan pelatihan tentang pembuatan RPP dengan model pembelajaran yang menyenangkan.

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?

sejauh ini hampir 6 tahun berada di dunia Pendidikan, tidak sedikitpun yang membuat saya tidak nyaman, saya adalah tipe orang yang penurut dan ingin belajar yang kuat, sehingga jika di beri tahu sesuatu yang baik maka saya akan menurut. Apa yang diberi tahu saya filter, filter yang dimaksud ini adalah mencari referensi yang mendukung bahwa apa yang diberi tahu kepada saya adalah suatu kebenaran. Misalnya saya pernah diberitahu seseorang bahwa yang dibutuhkan oleh sekolah kita adalah guru yang mampu membuat anak focus ke papan tulis dan memperhatikan guru didepan dan perbanyak mengerjakan soal. Berarti masukan ini yang saya tangkap adalah guru menjelaskan dan kemudian guru menyuruh untuk mengerjakan soal-soal sebanyak mungkin sedangkan berdasarkan yang saya tahu dari jurnal, dari youtube, dari pelatihan bahwa tugas guru adalah memfasilitasi siswa, membuat siswa aktif, kreatif dan tentunya membuat mereka belajar itu tanpa beban, mereka belajar itu dengan senang hati. Sehingga jika masukan ini kurang tepat maka saya memilih yang tepat menurut saya tapi hal seperti ini tidak membuat saya tidak nyaman, pada intinya saya itu tipe orang yang menerima masukan, memahami kondisi dan apapun yang dihadapi yang berhubungan dengan umpan balik tidak ada sedikit yang di simpan di dalam hati saya akan tetap berusaha semampu saya untuk tetap berjalan kedepan, walaupun mungkin Langkahnya menjadi pelan. Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya memahami kondisi, seperti kondisi saya tidak bisa bergerak bebas karena status saya sebagai guru honor, karena tahu dengan kondisi ini makanya saya mencari sesuatu yang mampu mendukung saya tapi tidak pernah sedikitpun ada rasa yang tidak enak,malah kejadian yang tidak bersesuaian, saya jadikan sebagai semangat untuk terus berjuang mengembangkan diri

Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?

Dari setiap kejadian yang terjadi di hidup saya, saya jadikan sebagai proses pembelajaran yang berharga, sehingga menjadikan saya pribadi yang kuat dalam menghadapi masalah, mencari solusi dari masalah yang dihadapi, menjadi lebih sabar dengan pribadi yang selalu ingin berbagi, baik berbagi kepada rekan kerja, kepada masyarakat ataupun kepada siswa serta menjadi pribadi yang kreatif lagi. Dengan sabar dan kreatif tentu ini akan menghaslkan anak didik yang kreatif juga, menghasilkan generasi muda yang cemerlang, karena dengan sabar dalam mendidik mereka akan semakin banyak ilmu yan kita berikan dan mereka dapatkan. Membuat saya mengerti tentang pembuatan RPP dengan model pembelajaran yang menyenangkan sehingga peserta didik saya jauh lebih aktif dan kreatif. Contohnya saja mereka membuat laporan dengan membuat sesuatu yang berbentuk buku dengan menggabung materi matematika dan kebiasaan anak remaja, menjadikan produk ini di sukai oleh anak sekolah, mereka belajar materi dan juga mendapatkan hiburan, jadi tidak kan ada kata malas memuka produk ini ataupun bosan dengan produk ini.

Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?

 Bagaimana aplikasi hasil proses pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?

Dari setiap kejadian yang terjadi di hidup saya, saya jadikan sebagai proses pembelajaran yang berharga, sehingga menjadikan saya pribadi yang kuat dalam menghadapi masalah, mencari solusi dari masalah yang dihadapi, menjadi lebih sabar dengan pribadi yang selalu ingin berbagi, baik berbagi kepada rekan kerja, kepada masyarakat ataupun kepada siswa serta menjadi pribadi yang kreatif lagi. Dengan sabar dan kreatif tentu ini akan menghaslkan anak didik yang kreatif juga, menghasilkan generasi muda yang cemerlang, karena dengan sabar dalam mendidik mereka akan semakin banyak ilmu yan kita berikan dan mereka dapatkan. Membuat saya mengerti tentang pembuatan RPP dengan model pembelajaran yang menyenangkan sehingga peserta didik saya jauh lebih aktif dan kreatif. Contohnya saja mereka membuat laporan dengan membuat sesuatu yang berbentuk buku dengan menggabung materi matematika dan kebiasaan anak remaja, menjadikan produk ini di sukai oleh anak sekolah, mereka belajar materi dan juga mendapatkan hiburan, jadi tidak kan ada kata malas memuka produk ini ataupun bosan dengan produk ini.

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?

Selain memanfaatkan masukan dan umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman namun mendukung proses pembelajaran Anda?

sejauh ini hampir 6 tahun berada di dunia Pendidikan, tidak sedikitpun yang membuat saya tidak nyaman, saya adalah tipe orang yang penurut dan ingin belajar yang kuat, sehingga jika di beri tahu sesuatu yang baik maka saya akan menurut. Apa yang diberi tahu saya filter, filter yang dimaksud ini adalah mencari referensi yang mendukung bahwa apa yang diberi tahu kepada saya adalah suatu kebenaran. Misalnya saya pernah diberitahu seseorang bahwa yang dibutuhkan oleh sekolah kita adalah guru yang mampu membuat anak focus ke papan tulis dan memperhatikan guru didepan dan perbanyak mengerjakan soal. Berarti masukan ini yang saya tangkap adalah guru menjelaskan dan kemudian guru menyuruh untuk mengerjakan soal-soal sebanyak mungkin sedangkan berdasarkan yang saya tahu dari jurnal, dari youtube, dari pelatihan bahwa tugas guru adalah memfasilitasi siswa, membuat siswa aktif, kreatif dan tentunya membuat mereka belajar itu tanpa beban, mereka belajar itu dengan senang hati. Sehingga jika masukan ini kurang tepat maka saya memilih yang tepat menurut saya tapi hal seperti ini tidak membuat saya tidak nyaman, pada intinya saya itu tipe orang yang menerima masukan, memahami kondisi dan apapun yang dihadapi yang berhubungan dengan umpan balik tidak ada sedikit yang di simpan di dalam hati saya akan tetap berusaha semampu saya untuk tetap berjalan kedepan, walaupun mungkin Langkahnya menjadi pelan. Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya memahami kondisi, seperti kondisi saya tidak bisa bergerak bebas karena status saya sebagai guru honor, karena tahu dengan kondisi ini makanya saya mencari sesuatu yang mampu mendukung saya tapi tidak pernah sedikitpun ada rasa yang tidak enak,malah kejadian yang tidak bersesuaian, saya jadikan sebagai semangat untuk terus berjuang mengembangkan diri

Bagaimana cara Anda menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?

 Bagaimana cara Anda menyikapi masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?

Mendapatkan masukan yang bermanfaat tentu Saya menyikapinya dengan senang hati, ilmu yang di dapatkan sesuatu yang sangat dibutuhkan olehku untuk mengembangkan diri. Dari ilmu yang ada selain mampu membuatku jauh lebih baik, tentu ilmu itu saya bagikan kepada teman-teman seperti saat sekolah mengadakan IHT tentang pembuatan RPP, dengan bekal yang saya punya, saya membantu kawan-kawan yang kesulitan menyelesaikan pembuatan RPP saat itu, terkadang ada beberapa guru yang membuat perangkat mengajar hanya dengan mengcopy terus di edit, pada saat mengikuti pelatihan di suruh buat RPP sendiri, itu tentu menjadi sebuah tantangan dan alhamdulillah saya membuat RPP sendiri walaupun mungkin belum sempurna dan juga bisa membantu kawan. Sehingga kami bisa bekerja sama membuat RPP tanpa mengcopy langsung edit. Kami menghasil karya kami sendiri dan kami bagikan ke komunitas MGMP, sehingga yang di luar sekolah bisa ikut belajar terhadap RPP kami ataupun memberikan umpan balik dari RPP tersebut. Selain mendapatkan masukan dari kepala sekolah saat supervisi, saya juga sering mendapatkan masukan tentang pembuaatn RPP di komunitas MGMP contohnya saat MGMP Kabupaten Seluma mengadakan pelatihan tentang pembuatan RPP dengan model pembelajaran yang menyenangkan.

Kapan waktu kejadiannya? Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima masukan atau umpan balik tersebut?

Kapan waktu kejadiannya? Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda rasakan saat menerima masukan atau umpan balik tersebut?

Setiap tahun biasanya ada yang Namanya supervisi, supervisi ini langsung dinilai oleh kepala sekolah, dalam supervisi ini secara keseluruhan semuanya sudah baik Dan memang ada beberapa masukan dari kepala sekolah, misalnya untuk mencoba model pembelajaran agar bervariasi dan menemukan model pembelajaran yang cocok untuk kelas tersebut agar anak lebih cepat memahami materi yang disampaikan. Kepala sekolah juga meminta untuk membuat lembar kerja di buat secara sistematis dan tersusun, dalam lembar kerja berbuatlah secara kreatif untuk menyediakan tempat identitas siswa serta lengkapi juga dengan menyertakan Kompetensi Dasar, baik Kompetensi Dasar Pengetahuan ataupun Kompetensi Dasar Keterampilan. Tentu ini adalah ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi saya, dan mampu menjadika pribadi saya lebih baik lagi, supaya bisa menunjang untuk tetap berkarir dan mencerdaskan generasi muda dengan pengetahuan yang baru yang didapatkan. Mendapatkan masukan adalah suatu ilmu yang baru, menyiram diri dengan ilmu yang baru berharap suatu saat bisa memberikan dan pengabdian yang jauh lebih besar lagi untuk dunia Pendidikan. Setiap supervisi selalu mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru, setidaknya ada pengalaman beliau yang diceritakan. Lima tahun mengabdi di SMA Negeri 2 Seluma dan enam tahun mengabdi di sekolah yang lain, setiap supervisi memberikan banyak perubahan dan karena mengajar di dua tempat maka dalam satu tahun mendapatkan pengalaman dua kali supervise

Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang ditemui dalam menjalankan pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda.

Permasalahan, tantangan, situasi yang kompleks adalah kondisi umum yang ditemui dalam menjalankan pekerjaan. Berikan contoh pengalaman Anda dalam menghadapi situasi yang paling menantang, kompleks atau sulit saat menjalankan tugas Anda.

Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!

Saya lulus strata-1 pada tahun 2016 dan mulai bekerja di SMA Negeri 2 Seluma pada tahun 2017, seperti yang sudah saya jelaskan tujuan saya mengikuti guru penggerak, saya ingin mengembangkan dunia Pendidikan dengan pengetahuan yang saya punya, karena menurut saya dunia Pendidikan yang saya temui di ranah paling rendah yaitu dalam proses belajar mengajar saja, masih ada bakan banyak guru yang mengajar dengan cara berpusat dengan guru, guru kurang semangat melakukan perubahan, dan kurang mengerti IT. Dari lingkungan saya mengajar yang seperti ini tentu akan sulit mengembangkan dunia Pendidikan dengan posisi yang sekarang ini yaitu masih berstatus honorer, jika kita masih berstatus honorer kita bahkan tidak bisa melangkah jauh untuk bertindak, mereka akan meremehkan kita. Pada tahun ajaran 2017/2018 saya pernah dipanggil oleh kepala sekolah karena melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan, dengan cara menggabungkan materi pelajaran matematika dengan apa yang mereka sukai, misalnya, menggabungkan matematika dengan drama, menggabungkan matematika dengan dunia luar, misalnya membuat laporan matematika yang ada pada bangunan unik di sekitar kita, menggabungkan matematika dengan kesukaan mereka membuat komik dan berdasarkan pelatihan-pelatihan yang pernah saya dengar ini mampu membuat mereka Bahagia dan semangat untuk belajar daripada hanya focus mendengarkan guru dengan rumus-rumus yang dijelaskan di papan tulis. Kepala sekolah tidak setuju dengan cara mengajar seperti itu, sehingga saya di panggil beberapa kali. Ini berupakan tantangan yang paling sulit bagi saya karena bertentantangan dan berbeda pendapat dengan kepala sekolah. Sedangkan saya ingin merubah paradigma yang ada. Saya akan mengalami kesulitan terus menerus jika saya tetap tidak ada yang menjadi bodyguard di belakang saya yang lebih kuat. Sekarang sedang populernya dengan guru penggerak, guru penggerak yang langsung di naungi oleh kemendikbudristek, tentu saya sangat semangat semangat tapi pada Angkatan pertama sampai Angkatan ketujuh saya belum bisa untuk mendaftar karena masa kerja saya belum sampai 5 tahun. Alhamdulillah pada Angkatan ke delapan sudah bisa mendaftar, semoga dengan lulusnya menjadi guru penggerak nanti bisa mengatasi kesulitan yang saya hadapi. Untuk mata pelajaran matematika di tempat saya mengajar, saya pikir sangat perlu untuk peserta senang terlebih dahulu dengan matematika agar bisa mengambil hati mereka untuk semangat belajar, karena hampir Sebagian besar siswa pada tahun 2021/2022 pada kelas 11 tidak hafal perkalian, otomatis ini sangat berpengaruh dengan dengan taget kurikulum yang harus dicapai.

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif? Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya?

Walaupun beberapa kali dipanggil dan setiap dipanggil saya mempunyai kesempatan untuk mengubah pemikiran beliau tentang mengajar dengan cara berfokus dengan guru tidak harus setiap pertemuan dan ada model-model pembelajaran yang mampu peserta didik lebih paham tentang konsep yang akan kita pelajari. Pada panggilan pertama saya hanya berbicara saja tanpa ada bukti, sebelum saya mendapatkan panggilan berikutnya saya mencoba mencetak artikel ataupun jurnal di internet sebagai bahan bukti bahwa saya berbicara bukan hanya sekedar pemikiran saya saja tapi memang ada dasarnya. Walaupun tidak menghasilkan hasil yang bagus tapi aku yakin akan ada perubahan walaupun hanya sedikit. Setidaknya apa yang saya sampaikan menjadi bahan pertimbangan kedepannya, mungkin beliau akan mencoba membuka internet atau seiring waktu berjalan mungkin beliau akan tahu dari orang-orang yang posisinya lebih tinggi dari posisi beliau, tentu itu akan mempunyai pengaruh yang kuat. Sekarang sudah ada kepala sekolah yang baru dan kepala sekolah yang sekarang mempunyai pemandangan yang sama dengan saya, tapi saya harus tetap berusaha mempunyai bodyguard yang mampu mendukung saya, maka jika seandainya kepala sekolah berganti lagi dan ketemu dengan kepala sekolah yang beda pendapat maka setidaknya saya punya sesuatu untuk bertahan

Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda?

Saya tidak mempunyai alternatif lain selain usaha yang sudah saya lakukan di atas, untuk dalam kondisi ini. Saya tetap belajar memperdalami ilmu karena saya rindu untuk belajar dan tentunya berbagi untuk kawan kawan yang bertanya ataupun ikut berdiskusi dengan teman-teman baik dari lingkungan sekolah atau dalam lingkungan komunitas MGMP. Di komunitas MGMP kami sering membahas masalah-masalah yang dihadapi dan mencari solusi dari masalah yang ada. Dikomunitas MGMP saya banyak belajar bahwa pemikiran dan pedapat saya tentang system belajar mengajar di sekolah tidaklah sepenuhnya salah karena terkadang di setiap pertemuan MGMP kami melaksanakan IHT tentang model pembelajaran yang menarik, yang menyenangkan bahkan bukan sekedar menarik dan menyenangkan tapi juga mampu meningkatkan persentase anak dalam memahami konsep matematika. Dalam komunitas MGMP saya banyak belajar dari teman-teman hebat guru Matematika Kabupaten Seluma, bahkan bisa belajar langsung dipraktekkan. Saya akan memanfaatkan ilmu yang di dapat untuk bisa di digunakan, dengan dukungan kepala sekolah yang sekarang, tidak menjadi beban saya dalam bertindak. Walaupun dikondisi ini saya tidak mempunyai alternatif lain, tentu jika beda masalah yang dihadapi akan beda juga penyelesaiannya, contoh saja dalam menyelesaikan anak SMA kelas 11 yang tidak hafal perkalian, tentu banyak cara dan alternatif lainnya yang dapat saya lakukan dalam membantu peserta didik agar mampu mengikuti materi yang di ajarkan, masalah anak yan tidak hafal perkalian jelas tugas yang besar bagi saya untuk mampu menuntaskan permasalahan ini agar mampu membahas materi kelas 11 yang sesungguhnya

Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?

dalam kondisi ini dulu otomatis saya tidak mempunya hasil yang bagus ataupun hasil sesuai dengan keinginan saya yaitu untuk mendapatkan dukungan dari atasan dan dengan posisi saya sebagai guru honorer tentu saya hanya di hadapi dua pilihan yaitu, jika ingin tetap bekerja di sekolah ini maka peraturan atasan harus dipatuhi atau jika tetap maka kemungkinan besar saya akan dikeluarkan sedangkan saya butuh biaya kehidupan tapi karena saya mengajar di dua sekolah maka saya bisa menerapkan di sekolah yang lain walaupun sulit melaksanakannya dengan kondisi anak tapi setidaknya saya mempunyai dukungan dari atasan.

Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?

 Tindakan apa yang kemudian Anda ambil dan bagaimana hasilnya?

dalam kondisi ini dulu otomatis saya tidak mempunya hasil yang bagus ataupun hasil sesuai dengan keinginan saya yaitu untuk mendapatkan dukungan dari atasan dan dengan posisi saya sebagai guru honorer tentu saya hanya di hadapi dua pilihan yaitu, jika ingin tetap bekerja di sekolah ini maka peraturan atasan harus dipatuhi atau jika tetap maka kemungkinan besar saya akan dikeluarkan sedangkan saya butuh biaya kehidupan tapi karena saya mengajar di dua sekolah maka saya bisa menerapkan di sekolah yang lain walaupun sulit melaksanakannya dengan kondisi anak tapi setidaknya saya mempunyai dukungan dari atasan.

Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda?

 Pertimbangan-pertimbangan atau alternatif apa saja yang Anda hadirkan dalam membuat keputusan? Informasi apa lagi yang Anda gunakan untuk memperkuat keputusan Anda?

Saya tidak mempunyai alternatif lain selain usaha yang sudah saya lakukan di atas, untuk dalam kondisi ini. Saya tetap belajar memperdalami ilmu karena saya rindu untuk belajar dan tentunya berbagi untuk kawan kawan yang bertanya ataupun ikut berdiskusi dengan teman-teman baik dari lingkungan sekolah atau dalam lingkungan komunitas MGMP. Di komunitas MGMP kami sering membahas masalah-masalah yang dihadapi dan mencari solusi dari masalah yang ada. Dikomunitas MGMP saya banyak belajar bahwa pemikiran dan pedapat saya tentang system belajar mengajar di sekolah tidaklah sepenuhnya salah karena terkadang di setiap pertemuan MGMP kami melaksanakan IHT tentang model pembelajaran yang menarik, yang menyenangkan bahkan bukan sekedar menarik dan menyenangkan tapi juga mampu meningkatkan persentase anak dalam memahami konsep matematika. Dalam komunitas MGMP saya banyak belajar dari teman-teman hebat guru Matematika Kabupaten Seluma, bahkan bisa belajar langsung dipraktekkan. Saya akan memanfaatkan ilmu yang di dapat untuk bisa di digunakan, dengan dukungan kepala sekolah yang sekarang, tidak menjadi beban saya dalam bertindak. Walaupun dikondisi ini saya tidak mempunyai alternatif lain, tentu jika beda masalah yang dihadapi akan beda juga penyelesaiannya, contoh saja dalam menyelesaikan anak SMA kelas 11 yang tidak hafal perkalian, tentu banyak cara dan alternatif lainnya yang dapat saya lakukan dalam membantu peserta didik agar mampu mengikuti materi yang di ajarkan, masalah anak yan tidak hafal perkalian jelas tugas yang besar bagi saya untuk mampu menuntaskan permasalahan ini agar mampu membahas materi kelas 11 yang sesungguhnya

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif? Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya?

 Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk memahami situasi tersebut secara komprehensif? Peluang dan kesempatan apa saja yang Anda identifikasi dalam situasi tersebut untuk membantu Anda menghadapinya?

Walaupun beberapa kali dipanggil dan setiap dipanggil saya mempunyai kesempatan untuk mengubah pemikiran beliau tentang mengajar dengan cara berfokus dengan guru tidak harus setiap pertemuan dan ada model-model pembelajaran yang mampu peserta didik lebih paham tentang konsep yang akan kita pelajari. Pada panggilan pertama saya hanya berbicara saja tanpa ada bukti, sebelum saya mendapatkan panggilan berikutnya saya mencoba mencetak artikel ataupun jurnal di internet sebagai bahan bukti bahwa saya berbicara bukan hanya sekedar pemikiran saya saja tapi memang ada dasarnya. Walaupun tidak menghasilkan hasil yang bagus tapi aku yakin akan ada perubahan walaupun hanya sedikit. Setidaknya apa yang saya sampaikan menjadi bahan pertimbangan kedepannya, mungkin beliau akan mencoba membuka internet atau seiring waktu berjalan mungkin beliau akan tahu dari orang-orang yang posisinya lebih tinggi dari posisi beliau, tentu itu akan mempunyai pengaruh yang kuat. Sekarang sudah ada kepala sekolah yang baru dan kepala sekolah yang sekarang mempunyai pemandangan yang sama dengan saya, tapi saya harus tetap berusaha mempunyai bodyguard yang mampu mendukung saya, maka jika seandainya kepala sekolah berganti lagi dan ketemu dengan kepala sekolah yang beda pendapat maka setidaknya saya punya sesuatu untuk bertahan

Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!

 Kapan waktu kejadiannya? Permasalahan, tantangan, atau kompleksitas apa yang Anda hadapi saat itu? Gambarkan secara jelas!

Saya lulus strata-1 pada tahun 2016 dan mulai bekerja di SMA Negeri 2 Seluma pada tahun 2017, seperti yang sudah saya jelaskan tujuan saya mengikuti guru penggerak, saya ingin mengembangkan dunia Pendidikan dengan pengetahuan yang saya punya, karena menurut saya dunia Pendidikan yang saya temui di ranah paling rendah yaitu dalam proses belajar mengajar saja, masih ada bakan banyak guru yang mengajar dengan cara berpusat dengan guru, guru kurang semangat melakukan perubahan, dan kurang mengerti IT. Dari lingkungan saya mengajar yang seperti ini tentu akan sulit mengembangkan dunia Pendidikan dengan posisi yang sekarang ini yaitu masih berstatus honorer, jika kita masih berstatus honorer kita bahkan tidak bisa melangkah jauh untuk bertindak, mereka akan meremehkan kita. Pada tahun ajaran 2017/2018 saya pernah dipanggil oleh kepala sekolah karena melakukan proses pembelajaran yang menyenangkan, dengan cara menggabungkan materi pelajaran matematika dengan apa yang mereka sukai, misalnya, menggabungkan matematika dengan drama, menggabungkan matematika dengan dunia luar, misalnya membuat laporan matematika yang ada pada bangunan unik di sekitar kita, menggabungkan matematika dengan kesukaan mereka membuat komik dan berdasarkan pelatihan-pelatihan yang pernah saya dengar ini mampu membuat mereka Bahagia dan semangat untuk belajar daripada hanya focus mendengarkan guru dengan rumus-rumus yang dijelaskan di papan tulis. Kepala sekolah tidak setuju dengan cara mengajar seperti itu, sehingga saya di panggil beberapa kali. Ini berupakan tantangan yang paling sulit bagi saya karena bertentantangan dan berbeda pendapat dengan kepala sekolah. Sedangkan saya ingin merubah paradigma yang ada. Saya akan mengalami kesulitan terus menerus jika saya tetap tidak ada yang menjadi bodyguard di belakang saya yang lebih kuat. Sekarang sedang populernya dengan guru penggerak, guru penggerak yang langsung di naungi oleh kemendikbudristek, tentu saya sangat semangat semangat tapi pada Angkatan pertama sampai Angkatan ketujuh saya belum bisa untuk mendaftar karena masa kerja saya belum sampai 5 tahun. Alhamdulillah pada Angkatan ke delapan sudah bisa mendaftar, semoga dengan lulusnya menjadi guru penggerak nanti bisa mengatasi kesulitan yang saya hadapi. Untuk mata pelajaran matematika di tempat saya mengajar, saya pikir sangat perlu untuk peserta senang terlebih dahulu dengan matematika agar bisa mengambil hati mereka untuk semangat belajar, karena hampir Sebagian besar siswa pada tahun 2021/2022 pada kelas 11 tidak hafal perkalian, otomatis ini sangat berpengaruh dengan dengan taget kurikulum yang harus dicapai.

Berinteraksi dengan orang lain terkadang dapat menjadi sebuah tantangan. Ceritakan kesulitan yang Anda alami saat bekerja sama dengan pihak lain (misalnya rekan sejawat, pimpinan di sekolah, orangtua, wali murid, keluarga, komunitas, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuka agama, instansi, maupun lainnya) guna menimbulkan kesadaran dan kesediaan agar mereka berkomitmen membantu Anda mencapai tujuan bersama.

 Berinteraksi dengan orang lain terkadang dapat menjadi sebuah tantangan. Ceritakan kesulitan yang Anda alami saat bekerja sama dengan pihak lain (misalnya rekan sejawat, pimpinan di sekolah, orangtua, wali murid, keluarga, komunitas, perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuka agama, instansi, maupun lainnya) guna menimbulkan kesadaran dan kesediaan agar mereka berkomitmen membantu Anda mencapai tujuan bersama.

Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana saja yang Anda minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!

Saya juga seorang guru di sekolah swasta di daerah tempat tinggal saya, sekolah swasta yang terdiri dari hampir 90% anak-anak yang bermasalah dengan mempunyai sikap bagi saya di luar batas, sekolah umum yang yang hampir sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkahnya tapi memang kenyataannya sekolah ini sangat luar biasa. Saya menjadi bagian dari sekolah ini sejak tahun 2016 sampai sekarang. Anak-anak yang sulit dijelaskan, jika kita berharap menjadi guru disini untuk dihargai dan dihormati sebagai guru layaknya seperti sekolah-sekolah ternama maka itu tidak kan pernah terjadi, jauhkanlah pikiran seperti itu. Jika tetap berpikiran seperti itu maka saya yakin siapaun yang mengajar di sini tidak akan mampu bertahan. Mereka sebagaian adalah anak-anak yang pindahan dari sekolah ternama yang dikeluarkan karena mereka tidak mampu lagi untuk mendidiknya. Jika mereka dikeluarkan itu berarti mereka mempunya masalah yang luar biasa dan sekolah ini menampung semua anak yang bermasalah besar dan seluruh anak yang bermasalah besar ini disatukan menjadi sungguh luar biasa. Betapa sulitnya menghadapi anak-anak yang suka berkelahi, merokok, membangkang, narkoba, mencuri, di tambah lagi dengan sikap yang kasar, keras bahkan ada yang keluar dari penjara. Kami sebagai dewan guru harus bekerja sama dengan baik untuk mengatasi mereka tapi terkadang pendapat kami berlainan sehingga memilih dengan jalan masing-masing untuk mengatasi mereka di tambah lagi dengan kondisi pihak wali murid sulit untuk di ajak bekerja sama.

Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan ataupun kegagalan yang Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda dalam situasi tersebut? Upaya apa yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai tujuan yang telah direncanakan?

Untuk pertama kali memasukki sekolah ini dan menghadapi kumpulan anak-anak yang bermasalah jelas akan sulit bagiku, apalagi saya adalah lulusan Pendidikan matematika yang baru dan belum mempunyai pengalaman untuk menghadapi anak-anak yang sangat luar biasa ini tapi seiring waktu berjalan dari 2016 sampai sekarang saya bertahan di sekolah ini. Ada banyak hal yang membuat kondisi yang semakin sulit, seharusnya dengan menghadapi kondisi anak seperti ini pihak sekolah harus bekerja sama dengan baik untuk mendidik anak-anak agar mendapatkan perubahan kearah positif tapi ada sebagain wali murid tidak bisa diajak kerja sama dengan beberapa kondisi orang tua yang mempunyai tingkat Pendidikan yang rendah, kurang memperhatikan anak dan orang tua yang mempunyai kondisi sikap yang hampir sama dengan anak sehingga sebagian orang tua ini sulit untuk membedakan bahwa anaknya melakukan kesalahan sedangkan mereka sendiri tidak mengerti dengan perbedaan salah dan benar. Seperti anaknya merokok, membangkang, berkata kasar, dan tidak pernah masuk sekolah tapi pihak wali murid membiarkan mereka dengan menganggap itu biasa atau dalam kondisi orang tua atau wali murid sudah menyerah menghadapi anaknya sehingga mereka menyerahkannya kepada kami dan yang paling sulit adalah Ketika anaknya salah dan ditegur oleh pihak guru dan orang tua/wali murid tidak setuju dengan peneguran itu. Pada hal untuk menghadapi anaik-anak seperti ini sangat diperluhkan kerja sama yang baik dari pihak sekolah dan pihak keluarga. Sehingga kami tetap berjuang setiap hari memberikan yang terbaik untuk mereka agar mereka mendapatkan ilmu mata pelajran di sekolah dan perubahan kearah yang lebih baik. Pada suatu Ketika saat rapat saya mengajuhkan usulan untuk penambahan trik menghadapi anak-anak ini dengan cara setiap guru dan staf memegang 2-3 orang siswa untuk melakukan pendekatan secara intens, dan sungguh luar biasa Ketika kita melakukan pendekatan dengan mereka, kita menemukan bahwa mereka adalah anak-anak yang mempunyai beban hidup melebihi batas seeorang anak yang tugasnya adalah belajar dan bermain tapi mereka adalah anak-anak Ketika pulang sekolah langsung bekerja untuk mendapatkan uang agar bisa pergi ke sekolah besok harinya ataupun mendapatkan uang untuk belanja. Ada yang kondisi orang tuanya tunggal, tunggal karena kematian ataupun tunggal karena perceraian. Setelah melakukan pendekatan secara intens, gurupun berdiskusi membahas anak-anak yang mereka pegang, ada yang berhasil mendapatkan perubahan yang signifikat kearah yang positif dan ada juga sulit mendapatkan perubahan, sehingga anak yang belum ada perubahan kami berusaha mencari jalan keluar yang lain. Dalam visi misi kami, kami harus tetap melakukan perubahan karena hanya Kamilah yang berdiri tegak mampu memperbaiki computer rusak yang telah dibuang menjadi computer yang canggih walapun tidak mencapai 100% target kami tercapai.

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama?

Saya Bersama teman-teman melakukan rapat dengan wali murid, pada rapat ini kami mulai membahas anak-anak dan program yang akan kami lakukan, setidaknya setelah masuk ke sekolah ini akan mendapatkan perubahan yang baik. Tentu ini tidak bisa kami lakukan hanya dari pihak sekolah tapi peran keluarga sangatlah penting. Di sekolah hanya mampu mengawasi dan mendidik dari jam 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, selebihnya peran keluarga yang berlaku, untuk mengatasi anak-anak seperti ini harus penuh perjuangan. Pada saat rapat ada beberapa yang tidak hadir dan memanggil Kembali beberapa hari setelah rapat untuk membahas kerja sama antara sekolah dan pihak keluarga. Mengadahkan rapat tentu tidak cukup hanya sekali ini, ternyata beberapa keluarga masih menganggap remeh dengan kondisi anak, sehingga kami tetap mengalami kesulitan. Salah satu kesulitan yang terjadi untuk mendisiplinkan anak tentang kerapian, anak dibiarkan kesekolah dengan pakaian yang robek-robek. Bukankah jika keluarga mengerti, anak tidak diperbolehkan menggunakan celana yang robek seperti anak fank. Maka ambillah celana itu dan di jahitlah. Sehingga akibat kejadian ini yang kami anggap bahwa masih kurang dukungan dari keluarga, kami melakukan pertemuan berikutnya untuk memberikan pengertian atau berbagi ilmu yang seharusnya dilakukan orang tua sampai mengerti. Pertemuan ini hanya kami panggil untuk orang tua yang kurang memberikan perhatian yang lebih terhadap siswa. Setiap tahun kami memberlakukan inovasi-inovasi untuk memberikan perubahan dan dampak yang besar terhadap anak-anak yang bermasalah, karena dalam beberapa pertimbangan perjuangan mendidik anak yang bermasalah ini akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Sayapun mulai berpikir adakah sekolah seperti sekolah yang kami hadapi ini, jika seandainya cerita ini di buat sebuah novel, dunia akan tahu betapa besarnya perjuangan kami untuk mensukseskan generasi masa depan, jika dilihat dari uang sebagai upah tentulah sangat tidak setimpal. Sekolah ini harus tetap hidup. Di sekolah kecil ini, siswa datang dengan berbagai masalah dan dipertemukan dengan kawan-kawan yang bermasalah hingga suatu Ketika mereka akan mengerti arti dari manfaat sekolah.

Bagaimana hasilnya?

Dari sekolah yang kecil, sekolah yang di pandang rendah, sekolah dengan anak-anak yang penuh masalah, sekolah yang dianggap sebagai tempat pembuangan dari sekolah-sekolah ternama, tapi dibalik itu semua Kamilah salah satu yang berperan penting, yang harus mampu, membuat mereka dari sampah yang tak berguna menjadi sampah yang bernilai jual tinggi, sekolah ini pernah mendapatkan juara 1 lomba KSM (Kompetensi Sains Madrasah) pada tahun 2017 tingkat kabupaten sehingga lanjut ke tingkat provinsi, dari tahun 2017 hingga terakhir tahun 2022, sekolah ini selalu ada yang masuk zona 3 besar di dalam tingkat kabupaten. Pada tahun 2022 ada 2 mata pelajaran yang tembus ke provinsi. Ada juga dari anak yang dikeluarkan dari sekolah menjadi mayoret drumband dan lulusannya pun ada yang kuliah, bahkan ada yang bekerja di luar pulau, di sini menunjukkan kami berhasil mendidik akhlak mereka sehingga mereka mampu berguna bagi keluarga dan masyarakat

Bagaimana hasilnya?

 Bagaimana hasilnya?

Dari sekolah yang kecil, sekolah yang di pandang rendah, sekolah dengan anak-anak yang penuh masalah, sekolah yang dianggap sebagai tempat pembuangan dari sekolah-sekolah ternama, tapi dibalik itu semua Kamilah salah satu yang berperan penting, yang harus mampu, membuat mereka dari sampah yang tak berguna menjadi sampah yang bernilai jual tinggi, sekolah ini pernah mendapatkan juara 1 lomba KSM (Kompetensi Sains Madrasah) pada tahun 2017 tingkat kabupaten sehingga lanjut ke tingkat provinsi, dari tahun 2017 hingga terakhir tahun 2022, sekolah ini selalu ada yang masuk zona 3 besar di dalam tingkat kabupaten. Pada tahun 2022 ada 2 mata pelajaran yang tembus ke provinsi. Ada juga dari anak yang dikeluarkan dari sekolah menjadi mayoret drumband dan lulusannya pun ada yang kuliah, bahkan ada yang bekerja di luar pulau, di sini menunjukkan kami berhasil mendidik akhlak mereka sehingga mereka mampu berguna bagi keluarga dan masyarakat

Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama?

 Upaya apa saja yang Anda lakukan untuk mendapatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bekerja sama?

Saya Bersama teman-teman melakukan rapat dengan wali murid, pada rapat ini kami mulai membahas anak-anak dan program yang akan kami lakukan, setidaknya setelah masuk ke sekolah ini akan mendapatkan perubahan yang baik. Tentu ini tidak bisa kami lakukan hanya dari pihak sekolah tapi peran keluarga sangatlah penting. Di sekolah hanya mampu mengawasi dan mendidik dari jam 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB, selebihnya peran keluarga yang berlaku, untuk mengatasi anak-anak seperti ini harus penuh perjuangan. Pada saat rapat ada beberapa yang tidak hadir dan memanggil Kembali beberapa hari setelah rapat untuk membahas kerja sama antara sekolah dan pihak keluarga. Mengadahkan rapat tentu tidak cukup hanya sekali ini, ternyata beberapa keluarga masih menganggap remeh dengan kondisi anak, sehingga kami tetap mengalami kesulitan. Salah satu kesulitan yang terjadi untuk mendisiplinkan anak tentang kerapian, anak dibiarkan kesekolah dengan pakaian yang robek-robek. Bukankah jika keluarga mengerti, anak tidak diperbolehkan menggunakan celana yang robek seperti anak fank. Maka ambillah celana itu dan di jahitlah. Sehingga akibat kejadian ini yang kami anggap bahwa masih kurang dukungan dari keluarga, kami melakukan pertemuan berikutnya untuk memberikan pengertian atau berbagi ilmu yang seharusnya dilakukan orang tua sampai mengerti. Pertemuan ini hanya kami panggil untuk orang tua yang kurang memberikan perhatian yang lebih terhadap siswa. Setiap tahun kami memberlakukan inovasi-inovasi untuk memberikan perubahan dan dampak yang besar terhadap anak-anak yang bermasalah, karena dalam beberapa pertimbangan perjuangan mendidik anak yang bermasalah ini akan tetap berlanjut setiap tahunnya. Sayapun mulai berpikir adakah sekolah seperti sekolah yang kami hadapi ini, jika seandainya cerita ini di buat sebuah novel, dunia akan tahu betapa besarnya perjuangan kami untuk mensukseskan generasi masa depan, jika dilihat dari uang sebagai upah tentulah sangat tidak setimpal. Sekolah ini harus tetap hidup. Di sekolah kecil ini, siswa datang dengan berbagai masalah dan dipertemukan dengan kawan-kawan yang bermasalah hingga suatu Ketika mereka akan mengerti arti dari manfaat sekolah.

Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan ataupun kegagalan yang Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda dalam situasi tersebut? Upaya apa yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai tujuan yang telah direncanakan?

 Kesulitan apa saja yang Anda hadapi saat bekerja sama? Adakah penolakan ataupun kegagalan yang Anda hadapi dalam situasi tersebut? Bagaimana respon Anda dalam situasi tersebut? Upaya apa yang Anda lakukan untuk tetap fokus mencapai tujuan yang telah direncanakan?

Untuk pertama kali memasukki sekolah ini dan menghadapi kumpulan anak-anak yang bermasalah jelas akan sulit bagiku, apalagi saya adalah lulusan Pendidikan matematika yang baru dan belum mempunyai pengalaman untuk menghadapi anak-anak yang sangat luar biasa ini tapi seiring waktu berjalan dari 2016 sampai sekarang saya bertahan di sekolah ini. Ada banyak hal yang membuat kondisi yang semakin sulit, seharusnya dengan menghadapi kondisi anak seperti ini pihak sekolah harus bekerja sama dengan baik untuk mendidik anak-anak agar mendapatkan perubahan kearah positif tapi ada sebagain wali murid tidak bisa diajak kerja sama dengan beberapa kondisi orang tua yang mempunyai tingkat Pendidikan yang rendah, kurang memperhatikan anak dan orang tua yang mempunyai kondisi sikap yang hampir sama dengan anak sehingga sebagian orang tua ini sulit untuk membedakan bahwa anaknya melakukan kesalahan sedangkan mereka sendiri tidak mengerti dengan perbedaan salah dan benar. Seperti anaknya merokok, membangkang, berkata kasar, dan tidak pernah masuk sekolah tapi pihak wali murid membiarkan mereka dengan menganggap itu biasa atau dalam kondisi orang tua atau wali murid sudah menyerah menghadapi anaknya sehingga mereka menyerahkannya kepada kami dan yang paling sulit adalah Ketika anaknya salah dan ditegur oleh pihak guru dan orang tua/wali murid tidak setuju dengan peneguran itu. Pada hal untuk menghadapi anaik-anak seperti ini sangat diperluhkan kerja sama yang baik dari pihak sekolah dan pihak keluarga. Sehingga kami tetap berjuang setiap hari memberikan yang terbaik untuk mereka agar mereka mendapatkan ilmu mata pelajran di sekolah dan perubahan kearah yang lebih baik. Pada suatu Ketika saat rapat saya mengajuhkan usulan untuk penambahan trik menghadapi anak-anak ini dengan cara setiap guru dan staf memegang 2-3 orang siswa untuk melakukan pendekatan secara intens, dan sungguh luar biasa Ketika kita melakukan pendekatan dengan mereka, kita menemukan bahwa mereka adalah anak-anak yang mempunyai beban hidup melebihi batas seeorang anak yang tugasnya adalah belajar dan bermain tapi mereka adalah anak-anak Ketika pulang sekolah langsung bekerja untuk mendapatkan uang agar bisa pergi ke sekolah besok harinya ataupun mendapatkan uang untuk belanja. Ada yang kondisi orang tuanya tunggal, tunggal karena kematian ataupun tunggal karena perceraian. Setelah melakukan pendekatan secara intens, gurupun berdiskusi membahas anak-anak yang mereka pegang, ada yang berhasil mendapatkan perubahan yang signifikat kearah yang positif dan ada juga sulit mendapatkan perubahan, sehingga anak yang belum ada perubahan kami berusaha mencari jalan keluar yang lain. Dalam visi misi kami, kami harus tetap melakukan perubahan karena hanya Kamilah yang berdiri tegak mampu memperbaiki computer rusak yang telah dibuang menjadi computer yang canggih walapun tidak mencapai 100% target kami tercapai.

Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana saja yang Anda minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!

 Kapan waktu kejadiannya? Situasi apa yang Anda hadapi saat itu? Pihak mana saja yang Anda minta untuk bekerja sama dan mengapa? Gambarkan secara jelas!

Saya juga seorang guru di sekolah swasta di daerah tempat tinggal saya, sekolah swasta yang terdiri dari hampir 90% anak-anak yang bermasalah dengan mempunyai sikap bagi saya di luar batas, sekolah umum yang yang hampir sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) tingkahnya tapi memang kenyataannya sekolah ini sangat luar biasa. Saya menjadi bagian dari sekolah ini sejak tahun 2016 sampai sekarang. Anak-anak yang sulit dijelaskan, jika kita berharap menjadi guru disini untuk dihargai dan dihormati sebagai guru layaknya seperti sekolah-sekolah ternama maka itu tidak kan pernah terjadi, jauhkanlah pikiran seperti itu. Jika tetap berpikiran seperti itu maka saya yakin siapaun yang mengajar di sini tidak akan mampu bertahan. Mereka sebagaian adalah anak-anak yang pindahan dari sekolah ternama yang dikeluarkan karena mereka tidak mampu lagi untuk mendidiknya. Jika mereka dikeluarkan itu berarti mereka mempunya masalah yang luar biasa dan sekolah ini menampung semua anak yang bermasalah besar dan seluruh anak yang bermasalah besar ini disatukan menjadi sungguh luar biasa. Betapa sulitnya menghadapi anak-anak yang suka berkelahi, merokok, membangkang, narkoba, mencuri, di tambah lagi dengan sikap yang kasar, keras bahkan ada yang keluar dari penjara. Kami sebagai dewan guru harus bekerja sama dengan baik untuk mengatasi mereka tapi terkadang pendapat kami berlainan sehingga memilih dengan jalan masing-masing untuk mengatasi mereka di tambah lagi dengan kondisi pihak wali murid sulit untuk di ajak bekerja sama.

1. Apa Yang Memotifasi Anda Menjadi Guru Penggerak

 Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak? Apa yang Anda lakukan dalam mewujudkan motivasi tersebut?

Saya ingin menjadi guru yang professional, menjadi guru yang berdedikasi tinggi untuk Pendidikan dan berjuang memberi ilmu kepada peserta didik dan masyarakat. Dari kecil saya sudah mencita-citakan untuk menjadi guru dengan harapan melahirkan anak-anak yang yang mendapatkan ilmu dariku walaupun sedikit. Pada zaman sekarang untuk menunjang karir menjadi guru yang professional dan melakukan banyak inovasi pada dunia Pendidikan, kita harus menjadi guru yang multi ahli dan berinovasi untuk perubahan diri sendiri dan dunia Pendidikan. Saya berharap dengan menjadi guru penggerak setidaknya saya mempunyai bekal untuk melakukan inovasi. Dulu saat baru selesai kuliah, saya memasuki dunia kerja dengan bekal yang sudah didapatkan pada Pendidikan strata 1, saya melakukan proses belajar mengajar dengan berberapa model pembelajaran yang saya yakini mampu membantu siswa untuk aktif, kreatif dan memahami konsep. Tapi apa daya seseorang yang baru selesai kuliah mempunyai pandangan yang berbeda dengan guru senior dan atasan pada saat itu, karena mereka masih meyakini bahwa proses belajar dan mengajar yang terbaik adalah berpusat pada guru yaitu guru menjelaskan dan peserta didik mendengarakan, berbicara saat dipersilahkan. Selaku guru honorer yang baru memasuki dunia kerja maka jika tidak sesuai dengan atasan waktu itu maka posisi sebagai honorer dipertaruhkan. Dari dulu sampai sekarang saya selalu mencoba untuk mencari yang mampu menunjangku untuk bergerak selain ijazah yang ada. Berharap dengan menyandang guru penggerak dapat menjadi fasilitasku dan menunjangku untuk bergerak dan menggerakkan, berkreatifitas dan berinovasi. Terus mencoba pengalaman yang baru dan belajar sepanjang hayat serta bisa berperan aktif memajukan dunia pendidikan semampu yang saya bisa

Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!

1.         Saya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu mencoba pengalaman baru, tanpa memikirkan hasilnya. Jika seseorang berpikir bahwa hasilnya hanya dua pilihan yaitu berhasil atau gagal tapi bagiku tidak ada kata gagal, hanya saja saya menemukan pengalaman-pengalaman yang berharga yang memberiku banyak ilmu pengetahuan contohnya saya selalu penasaran dengan dampak penerapan model pembelajaran jika saya menggunakan model pembelajaran tersebut

2.         Saya seseorang yang professional, yang tidak pernah meninggalkan tugas kecuali dalam kondisi darurat tapi tugas tetap berjalan (misalnya sedang melaksanakan piket tapi pada suatu hari kondisi badan tidak mendukung untuk melaksanakan tugas maka saya akan segera mencari rekan kerja untuk membantu mengerjakan tugas tersebut) saya berani bertanggung jawab atas tugas yang diberikan

3.         Saya selalu berpartisipasi dalam suatu komunitas yang ada, untuk mendapatkan berbagai pengalaman, ilmu yang baru dan mempunyai banyak teman. Salah satu komunitas yang saya ikuti adalah MGMP matematika Kabupaten seluma

4.         Percaya diri adalah modal utama dalam berbagai hal, dengan percaya diri kita mampu bekerja jauh lebih baik, jika tidak ada rasa percaya diri maka untuk memulaipun akan sulit tapi jika sudah mempunyai percaya diri apapun akan berani melakukannya. Saya mencoba berpikir positif terhadapa penyeleksian guru penggerak sehingga menaikkan rasa percaya diri saya untuk mengikuti seleksi ini.

5.         Saya bisa berkomunikasi dengan baik. Komunikasi termasuk salah satu bagian utama dalam menunjang karir, komunikasi adalah alat untuk bertukar informasi kepada seseorang, kelompok atau seluruh masyarakat.

6.         Mampu bekerja secara individual maupun bekerja sama dalam kelompok, berbagi keahlian dan saling tolong menolong. Saya bisa membuat RPP sendiri dan bekerja sama dengan baik dalam kegiatan akreditas untuk kelompok perangkat pembelajaran

7.         Selalu mempunyai itikat untuk menyelesaikan hingga tuntas walaupun dalam kondisi sulit ingin menyerah.jika membuat sebuah laporan maka laporan tersebut harus selesai tepat waktu.

Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada)

Siswa di sekolah tempat saya bekerja adalah sekolah dengan siswa yang mempunyai banyak perbedaan antara anak dengan jurusan IPA dan Jurusan IPS, pada tahun ajaran 2021/2022 saya mengajar 6 kelas, 4 kelas jurusan IPS dan 2 kelas jurusan IPA. Kelas dengan jurusan IPS terdiri anak-anak yang hampir 80% malas mencatat materi yang ada pada setiap pertemuan dan 20% mencatat materi, dengan kondisi anak yang malas mencatat materi sehingga membuat hasil dari proses belajar pun juga tidak menghasilkan yang bagus. Saya mulai berpikir anak yang mencatat materi yang dijelaskan saja, saat Latihan ataupun mengambil penilaian harian saja masih belum mendapatkan nilai yang sempurna apalagi jika anak tidak mencatat. Kondisi di sekolah ini hanya meminjamkan buku paket untuk 1 semester saja, jika buku paketnya tidak cukup maka di pinjamkan saat jam pelajaran saja. Sekolah yang bertempat tinggal di desa yang jauh dari kota kabupaten dan kota provinsi, tentukan akan sulit mencari buku pinjaman di perpustakaan daerah. Perpustakaan daerah terletak di kota Bengkulu sedangkan kota tais ibu kota kabupaten seluma belum ada perpustakaan untuk memfasilitasi masyarakat untuk meminjam. Sedangakan untuk membeli sepertinya mereka juga keberatan. Jadi jalan satu-satunya untuk mengubah kebiasaan mereka yang malas mencatat adalah dengan cara memaksa mereka mencatat dengan ancaman setiap selesai pertemuan dikumpul dan akan ibu beri nilai, sehingga catatan juga akan mempengaruhi penilaian kalian. Alhamdulillah dengan jalan seperti ini anak akan mencatat materi yang di sampaikan dan setidakknya pada saat melakukan tes penilaian mereka mempunyai bahan untuk belajar. Jika seandainya kita ada kepentingan di luar kelas, maka khusus anak jurusan IPS di sekolah ini, jangan memberikan soal atau hal yang lainnya untuk mereka yang tidak bisa kita awasi di dalam kelas, karena jika diberikan soal, yang mengerjakan hanya sekitar 1 atau 2 orang saja, sisanya hanya memindahkan jawaban kawan, pada saat kawan mengerjakannya maka yang lain berkeliaran di luar kelas, jadi tugas yang paling tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka berikan mereka tugas dengan mencatat, jika diberikan tugas mencatat, mereka akan mencatat dan menyelesaiakannya.

Minggu, 11 Juni 2023

Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada)

 Berikan contoh perubahan, inovasi, pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut? (Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain yang terlibat bila ada)

Siswa di sekolah tempat saya bekerja adalah sekolah dengan siswa yang mempunyai banyak perbedaan antara anak dengan jurusan IPA dan Jurusan IPS, pada tahun ajaran 2021/2022 saya mengajar 6 kelas, 4 kelas jurusan IPS dan 2 kelas jurusan IPA. Kelas dengan jurusan IPS terdiri anak-anak yang hampir 80% malas mencatat materi yang ada pada setiap pertemuan dan 20% mencatat materi, dengan kondisi anak yang malas mencatat materi sehingga membuat hasil dari proses belajar pun juga tidak menghasilkan yang bagus. Saya mulai berpikir anak yang mencatat materi yang dijelaskan saja, saat Latihan ataupun mengambil penilaian harian saja masih belum mendapatkan nilai yang sempurna apalagi jika anak tidak mencatat. Kondisi di sekolah ini hanya meminjamkan buku paket untuk 1 semester saja, jika buku paketnya tidak cukup maka di pinjamkan saat jam pelajaran saja. Sekolah yang bertempat tinggal di desa yang jauh dari kota kabupaten dan kota provinsi, tentukan akan sulit mencari buku pinjaman di perpustakaan daerah. Perpustakaan daerah terletak di kota Bengkulu sedangkan kota tais ibu kota kabupaten seluma belum ada perpustakaan untuk memfasilitasi masyarakat untuk meminjam. Sedangakan untuk membeli sepertinya mereka juga keberatan. Jadi jalan satu-satunya untuk mengubah kebiasaan mereka yang malas mencatat adalah dengan cara memaksa mereka mencatat dengan ancaman setiap selesai pertemuan dikumpul dan akan ibu beri nilai, sehingga catatan juga akan mempengaruhi penilaian kalian. Alhamdulillah dengan jalan seperti ini anak akan mencatat materi yang di sampaikan dan setidakknya pada saat melakukan tes penilaian mereka mempunyai bahan untuk belajar. Jika seandainya kita ada kepentingan di luar kelas, maka khusus anak jurusan IPS di sekolah ini, jangan memberikan soal atau hal yang lainnya untuk mereka yang tidak bisa kita awasi di dalam kelas, karena jika diberikan soal, yang mengerjakan hanya sekitar 1 atau 2 orang saja, sisanya hanya memindahkan jawaban kawan, pada saat kawan mengerjakannya maka yang lain berkeliaran di luar kelas, jadi tugas yang paling tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka berikan mereka tugas dengan mencatat, jika diberikan tugas mencatat, mereka akan mencatat dan menyelesaiakannya.

Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!

 Apa kelebihan yang mendukung peran Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!

1.         Saya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu mencoba pengalaman baru, tanpa memikirkan hasilnya. Jika seseorang berpikir bahwa hasilnya hanya dua pilihan yaitu berhasil atau gagal tapi bagiku tidak ada kata gagal, hanya saja saya menemukan pengalaman-pengalaman yang berharga yang memberiku banyak ilmu pengetahuan contohnya saya selalu penasaran dengan dampak penerapan model pembelajaran jika saya menggunakan model pembelajaran tersebut

2.         Saya seseorang yang professional, yang tidak pernah meninggalkan tugas kecuali dalam kondisi darurat tapi tugas tetap berjalan (misalnya sedang melaksanakan piket tapi pada suatu hari kondisi badan tidak mendukung untuk melaksanakan tugas maka saya akan segera mencari rekan kerja untuk membantu mengerjakan tugas tersebut) saya berani bertanggung jawab atas tugas yang diberikan

3.         Saya selalu berpartisipasi dalam suatu komunitas yang ada, untuk mendapatkan berbagai pengalaman, ilmu yang baru dan mempunyai banyak teman. Salah satu komunitas yang saya ikuti adalah MGMP matematika Kabupaten seluma

4.         Percaya diri adalah modal utama dalam berbagai hal, dengan percaya diri kita mampu bekerja jauh lebih baik, jika tidak ada rasa percaya diri maka untuk memulaipun akan sulit tapi jika sudah mempunyai percaya diri apapun akan berani melakukannya. Saya mencoba berpikir positif terhadapa penyeleksian guru penggerak sehingga menaikkan rasa percaya diri saya untuk mengikuti seleksi ini.

5.         Saya bisa berkomunikasi dengan baik. Komunikasi termasuk salah satu bagian utama dalam menunjang karir, komunikasi adalah alat untuk bertukar informasi kepada seseorang, kelompok atau seluruh masyarakat.

6.         Mampu bekerja secara individual maupun bekerja sama dalam kelompok, berbagi keahlian dan saling tolong menolong. Saya bisa membuat RPP sendiri dan bekerja sama dengan baik dalam kegiatan akreditas untuk kelompok perangkat pembelajaran

7.         Selalu mempunyai itikat untuk menyelesaikan hingga tuntas walaupun dalam kondisi sulit ingin menyerah.jika membuat sebuah laporan maka laporan tersebut harus selesai tepat waktu.

Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak? Apa yang Anda lakukan dalam mewujudkan motivasi tersebut?

 Apa yang memotivasi Anda menjadi Guru Penggerak? Apa yang Anda lakukan dalam mewujudkan motivasi tersebut?

Saya ingin menjadi guru yang professional, menjadi guru yang berdedikasi tinggi untuk Pendidikan dan berjuang memberi ilmu kepada peserta didik dan masyarakat. Dari kecil saya sudah mencita-citakan untuk menjadi guru dengan harapan melahirkan anak-anak yang yang mendapatkan ilmu dariku walaupun sedikit. Pada zaman sekarang untuk menunjang karir menjadi guru yang professional dan melakukan banyak inovasi pada dunia Pendidikan, kita harus menjadi guru yang multi ahli dan berinovasi untuk perubahan diri sendiri dan dunia Pendidikan. Saya berharap dengan menjadi guru penggerak setidaknya saya mempunyai bekal untuk melakukan inovasi. Dulu saat baru selesai kuliah, saya memasuki dunia kerja dengan bekal yang sudah didapatkan pada Pendidikan strata 1, saya melakukan proses belajar mengajar dengan berberapa model pembelajaran yang saya yakini mampu membantu siswa untuk aktif, kreatif dan memahami konsep. Tapi apa daya seseorang yang baru selesai kuliah mempunyai pandangan yang berbeda dengan guru senior dan atasan pada saat itu, karena mereka masih meyakini bahwa proses belajar dan mengajar yang terbaik adalah berpusat pada guru yaitu guru menjelaskan dan peserta didik mendengarakan, berbicara saat dipersilahkan. Selaku guru honorer yang baru memasuki dunia kerja maka jika tidak sesuai dengan atasan waktu itu maka posisi sebagai honorer dipertaruhkan. Dari dulu sampai sekarang saya selalu mencoba untuk mencari yang mampu menunjangku untuk bergerak selain ijazah yang ada. Berharap dengan menyandang guru penggerak dapat menjadi fasilitasku dan menunjangku untuk bergerak dan menggerakkan, berkreatifitas dan berinovasi. Terus mencoba pengalaman yang baru dan belajar sepanjang hayat serta bisa berperan aktif memajukan dunia pendidikan semampu yang saya bisa

Kamis, 14 Mei 2020

Perkalian dan skalar dua vektor


MATERI
Skalar adalah besaran yang memiliki ukuran dan tidak memiliki arah.
Perkalian dan skalar dua vektor adalah perkalian skalar antara vektor a dan vektor b (  . ).
Perkalian skalar di sebut juga dot product
Rumus :
 .  = Cos  

Keterangan
 = panjang vektor a
 = panjang vektor b
 = sudut antara vektor a dan vektor b
Sifat-sifat perkalian skalar :
1.       .  =  .
2.       . (  + ) =  .  +  .
3.       .  =  
4.      .  = 0, jika hanya jika
Contoh soal
1.      Jika diketahui = 5 dan = 12, sudut antara vektor a dan vektor b adalah 600, hitunglah  .  !
Penyelesaian :
Diketahui
= 5
= 12
Cos  = 600
Ditanya  .  ....?
Jawab
   .  = Cos  
= 5 . 12 Cos 600
= 60 Cos 600
= 60 ( )
= 30
2.      Diketahui titik R(-6, 1, 7), S(9, 4, 0) dan T(21, -11, 2), hitunglah    .  !
Penyelesaian :
 .  = (t – r) . (s – t)
=  .
=  .  
= 27.(12) + (-12).15+(-5.(-2))
= 324 +(-180)+10
= 154
3.      Diketahui vektor A =  +  + , vektor B =  +  - , berapakah sudut antara A dan B ?
Penyelesaian
 .  = Cos
(  +  +  . (  +  - ) =   .  cos
(2.1)+(5.2)+(4.-3) =  .  cos
2+10-12 =  .  cos
0 =  cos
cos  =
cos
cos 0