Perkembangan menuntut kita untuk terus belajar hal-hal baru. Ceritakan pengalaman Anda saat mendapatkan masukan atau umpan balik terkait kemampuan Anda.
Kapan waktu kejadiannya?
Masukan atau umpan balik apa yang secara spesifik Anda dapatkan? Apa yang Anda
rasakan saat menerima masukan atau umpan balik tersebut?
Setiap tahun biasanya ada yang Namanya supervisi, supervisi ini
langsung dinilai oleh kepala sekolah, dalam supervisi ini secara keseluruhan
semuanya sudah baik Dan memang ada beberapa masukan dari kepala sekolah,
misalnya untuk mencoba model pembelajaran agar bervariasi dan menemukan model
pembelajaran yang cocok untuk kelas tersebut agar anak lebih cepat memahami
materi yang disampaikan. Kepala sekolah juga meminta untuk membuat lembar kerja
di buat secara sistematis dan tersusun, dalam lembar kerja berbuatlah secara
kreatif untuk menyediakan tempat identitas siswa serta lengkapi juga dengan
menyertakan Kompetensi Dasar, baik Kompetensi Dasar Pengetahuan ataupun
Kompetensi Dasar Keterampilan. Tentu ini adalah ilmu dan pengalaman yang sangat
bermanfaat bagi saya, dan mampu menjadika pribadi saya lebih baik lagi, supaya
bisa menunjang untuk tetap berkarir dan mencerdaskan generasi muda dengan
pengetahuan yang baru yang didapatkan. Mendapatkan masukan adalah suatu ilmu
yang baru, menyiram diri dengan ilmu yang baru berharap suatu saat bisa
memberikan dan pengabdian yang jauh lebih besar lagi untuk dunia Pendidikan.
Setiap supervisi selalu mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru, setidaknya ada
pengalaman beliau yang diceritakan. Lima tahun mengabdi di SMA Negeri 2 Seluma
dan enam tahun mengabdi di sekolah yang lain, setiap supervisi memberikan
banyak perubahan dan karena mengajar di dua tempat maka dalam satu tahun
mendapatkan pengalaman dua kali supervise
Bagaimana cara Anda menyikapi
masukan dan umpan balik tersebut untuk pengembangan diri Anda?
Mendapatkan masukan yang bermanfaat tentu Saya menyikapinya dengan
senang hati, ilmu yang di dapatkan sesuatu yang sangat dibutuhkan olehku untuk
mengembangkan diri. Dari ilmu yang ada selain mampu membuatku jauh lebih baik, tentu
ilmu itu saya bagikan kepada teman-teman seperti saat sekolah mengadakan IHT
tentang pembuatan RPP, dengan bekal yang saya punya, saya membantu kawan-kawan
yang kesulitan menyelesaikan pembuatan RPP saat itu, terkadang ada beberapa
guru yang membuat perangkat mengajar hanya dengan mengcopy terus di edit, pada
saat mengikuti pelatihan di suruh buat RPP sendiri, itu tentu menjadi sebuah
tantangan dan alhamdulillah saya membuat RPP sendiri walaupun mungkin belum
sempurna dan juga bisa membantu kawan. Sehingga kami bisa bekerja sama membuat
RPP tanpa mengcopy langsung edit. Kami menghasil karya kami sendiri dan kami
bagikan ke komunitas MGMP, sehingga yang di luar sekolah bisa ikut belajar
terhadap RPP kami ataupun memberikan umpan balik dari RPP tersebut. Selain
mendapatkan masukan dari kepala sekolah saat supervisi, saya juga sering
mendapatkan masukan tentang pembuaatn RPP di komunitas MGMP contohnya saat MGMP
Kabupaten Seluma mengadakan pelatihan tentang pembuatan RPP dengan model
pembelajaran yang menyenangkan.
Selain memanfaatkan masukan dan
umpan balik dalam proses pengembangan diri Anda, Hal berbeda apa yang Anda
lakukan untuk mendukung proses pengembangan diri Anda? Adakah cara-cara di luar
kebiasaan yang Anda lakukan dimana hal tersebut membuat Anda kurang nyaman
namun mendukung proses pembelajaran Anda?
sejauh ini hampir 6 tahun berada di dunia Pendidikan, tidak
sedikitpun yang membuat saya tidak nyaman, saya adalah tipe orang yang penurut
dan ingin belajar yang kuat, sehingga jika di beri tahu sesuatu yang baik maka
saya akan menurut. Apa yang diberi tahu saya filter, filter yang dimaksud ini
adalah mencari referensi yang mendukung bahwa apa yang diberi tahu kepada saya
adalah suatu kebenaran. Misalnya saya pernah diberitahu seseorang bahwa yang dibutuhkan
oleh sekolah kita adalah guru yang mampu membuat anak focus ke papan tulis dan
memperhatikan guru didepan dan perbanyak mengerjakan soal. Berarti masukan ini
yang saya tangkap adalah guru menjelaskan dan kemudian guru menyuruh untuk
mengerjakan soal-soal sebanyak mungkin sedangkan berdasarkan yang saya tahu
dari jurnal, dari youtube, dari pelatihan bahwa tugas guru adalah memfasilitasi
siswa, membuat siswa aktif, kreatif dan tentunya membuat mereka belajar itu
tanpa beban, mereka belajar itu dengan senang hati. Sehingga jika masukan ini
kurang tepat maka saya memilih yang tepat menurut saya tapi hal seperti ini
tidak membuat saya tidak nyaman, pada intinya saya itu tipe orang yang menerima
masukan, memahami kondisi dan apapun yang dihadapi yang berhubungan dengan
umpan balik tidak ada sedikit yang di simpan di dalam hati saya akan tetap
berusaha semampu saya untuk tetap berjalan kedepan, walaupun mungkin Langkahnya
menjadi pelan. Seperti yang saya katakan tadi bahwa saya memahami kondisi,
seperti kondisi saya tidak bisa bergerak bebas karena status saya sebagai guru
honor, karena tahu dengan kondisi ini makanya saya mencari sesuatu yang mampu
mendukung saya tapi tidak pernah sedikitpun ada rasa yang tidak enak,malah
kejadian yang tidak bersesuaian, saya jadikan sebagai semangat untuk terus
berjuang mengembangkan diri
Bagaimana aplikasi hasil proses
pembelajaran yang Anda sebutkan di dalam pekerjaan Anda?
Dari
setiap kejadian yang terjadi di hidup saya, saya jadikan sebagai proses
pembelajaran yang berharga, sehingga menjadikan saya pribadi yang kuat dalam
menghadapi masalah, mencari solusi dari masalah yang dihadapi, menjadi lebih
sabar dengan pribadi yang selalu ingin berbagi, baik berbagi kepada rekan
kerja, kepada masyarakat ataupun kepada siswa serta menjadi pribadi yang
kreatif lagi. Dengan sabar dan kreatif tentu ini akan menghaslkan anak didik
yang kreatif juga, menghasilkan generasi muda yang cemerlang, karena dengan
sabar dalam mendidik mereka akan semakin banyak ilmu yan kita berikan dan
mereka dapatkan. Membuat saya mengerti tentang pembuatan RPP dengan model
pembelajaran yang menyenangkan sehingga peserta didik saya jauh lebih aktif dan
kreatif. Contohnya saja mereka membuat laporan dengan membuat sesuatu yang
berbentuk buku dengan menggabung materi matematika dan kebiasaan anak remaja,
menjadikan produk ini di sukai oleh anak sekolah, mereka belajar materi dan
juga mendapatkan hiburan, jadi tidak kan ada kata malas memuka produk ini
ataupun bosan dengan produk ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar